Senin, 02 November 2015

Diabetes tipe 1

Gejala Diabetes Tipe 1

Gejala-gejala umum diabetes yang sama untuk tipe 1 dan tipe 2 adalah:
  • Sering buang air kecil, terutama di malam hari.
  • Sering haus.
  • Sering lelah.
Sedangkan gejala diabetes tipe 1 adalah:
  • Sering merasa lapar.
  • Rasa gatal serta infeksi ragi di sekitar vagina atau penis.
  • Turunnya berat badan dan massa otot.
  • Pandangan kabur karena perubahan bentuk lensa pada mata.
  • Infeksi kulit.
Gejala-gejala diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu bahkan beberapa hari. Jika penderita mengalami muntah-muntah dan napas dalam yang berat, berarti kondisi diabetesnya berada pada tahap berbahaya dan segeralah temui dokter.

Kadar Gula Darah yang Terlalu Tinggi (Hiperglikemia)

Kadar gula darah yang terlalu tinggi (hiperglikemia) dapat terjadi karena produksi insulin dalam tubuh terhenti atau tidak cukup sehingga tidak ada hormon insulin yang dapat memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel-sel yang kemudian mengolahnya menjadi energi.
Gejala hiperglikemia mirip dengan diabetes, tapi biasanya terjadi secara tiba-tiba dengan tingkat keparahan tinggi. Di antaranya:
  • Mulut kering.
  • Merasa sangat haus.
  • Mengantuk.
  • Pandangan kabur.
  • Sering buang air kecil.
  • Pusing.
Jika tidak diobati, hiperglikemia dapat menyebabkan kondisi serius di mana sel-sel tubuh akan berpaling pada lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif. Ini dapat berujung pada ketoasidosis diabetik yang kemudian memicu peningkatan kadar asam dalam darah dan mengakibatkan penderita muntah-muntah, mengalami dehidrasi, kehilangan kesadaran, bahkan kematian.

Kadar Gula Darah yang Terlalu Rendah (Hipoglikemia)

Selain kadar gula darah yang tinggi, penderita diabetes juga bisa mengalami kadar gula darah yang sangat rendah yang disebut hipoglikemia. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, tapi umumnya karena insulin dalam tubuh memindahkan terlalu banyak glukosa dari darah.
Sebagian besar kasus hipoglikemia disebabkan oleh efek samping pemakaian insulin yang berlebihan. Kondisi ini juga bisa terjadi akibat lupa makan, olahraga serta aktivitas fisik yang terlalu berat, atau minum alkohol saat perut kosong.
Gejala-gejala hipoglikemia adalah:
  • Jantung berdebar-debar.
  • Gemetaran.
  • Berkeringat.
  • Cepat emosi.
  • Lemas.
  • Sensasi kesemutan pada bibir.
  • Mual.
  • Lapar.
Cara sederhana untuk mengatasinya a.dalah dengan mengkonsumsi makanan atau minuman manis. Jika dibiarkan, hipoglikemia dapat berdampak buruk pada otak dan mengakibatkan:
  • Rasa linglung.
  • Pandangan kabur atau terlihat ganda.
  • Bicara tidak jelas.
  • Kehilangan kesadaran.
Untuk menangani gejala di atas, Anda membutuhkan suntikan hormon glukagon yang dapat meningkatkan kadar gula darah sesegera mungkin.
Para penderita diabetes tipe 1 yang berencana untuk berpuasa juga diharapkan selalu berwaspada karena memiliki risiko terkena hipoglikemia. Kondisi ini biasa terjadi pada sore hari menjelang berbuka puasa dan terutama pada penderita diabetes manula.
Jika merasakan gejala-gejala hipoglikemia seperti yang sudah dijelaskan di atas, penderita diabetes dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dengan minum air bergula, seperti sirup atau teh manis, lalu makan nasi seperti biasa.

Segera Cari Bantuan Bantuan Medis

Penderita diabetes sebaiknya segera mencari bantuan medis jika mengalami:
  • Napas berbau seperti buah-buahan.
  • Mual atau muntah.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sakit perut.
  • Demam tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar